Featured Post

Sejarah Lengkap Kerajaan Mataram Kuno Beserta Peninggalanya

Sejarah Kerajaan Mataram Kuno Lengkap, Kehidupan Sosial, Politik dan Budaya, Nama Raja-raja Kerajaan Mataram Kuno Beserta Peninggalannya. ...

Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Lengkap

Ir. Soekarno Membacakan Teks Proklamasi [Sumber Gambar]
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Selamat Pagi, Selamat Siang, dan Selamat Malam buat kalian semua....

Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang sejarah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Sebelum membahas tentang sejarah dari proklamasi alangkah lebih baiknya kita mengetahui apa arti dan makna dari sebuah proklamasi.

Proklamasi adalah sebuah kata yang sebenarnya berasal dari bahasa latin yaitu "Proclamare" yang memilki arti sebuah pengumuman atau pemberitahuan kepada publik, mulai dari penduduk Indonesia hingga ke mancanegara bahwa negara Indonesia telah merdeka.

Semangat Proklamasi memiliki arti sebagai semangat persatuan dan kesatuan yang mutlak dari Sabang sampai Merauke, tanpa memandang perbedaan golongan, ras, agama dalam seluruh lapisan masyarakat. Dengan semangat perjuangan yang tulus dan penuh idealisme dengan mengesampingkan segala kepentingan diri sendiri.

Proklamasi merupakan peristiwa yang sangat bersejarah bagi rakyat dan negara Indonesia, karena dengan proklamasi merupakan sebuah pengumuman kepada seluruh rakyat Indonesia dan warga Dunia akan adanya sebuah negara baru yang telah berdiri dan terbebas dari belenggu penjajahan dari negara lain.

Oke untuk pembahasan lebih lanjut tentang Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia mari kita bahas bersama Lets Go......

Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Sebelum teks proklamasi dibacakan di hadapan rakyat Indonesia pada 17 agustus 1945, terdapat peristiwa penting dalam proses-proses hingga terbentuknya sebuah teks proklamasi. Perjuangan untuk mewujudkan sebuah proklamasi merupakan perjuangan para tokoh pahlawan pejuang kemerdekaan untuk dapat segerah melakukan proklamasi dan mempercepat memerdekakan negara Indonesia.

Peristiwa tersebut dimulai pada tanggal 12 Agustus 1945, melalui Marsekal Terauchi yang merupakan seorang angkatan darat Kekaisaran Jepang dan merupakan seorang Panglima Grup Angkatan Darat Expedisi Selatan pada masa Perang Dunia Kedua. Marsekal Terauchi mengatakan kepada Soekarno, Hatta dan Radjiman pada saat pertemuan mereka di Dalat, Vietnam. Marsekal Terauchi mengatakan bahwa pemerintah Jepang akan segera memberikan kemerdekaan kepada Indonesi pada tanggal 24 Agustus 1945.

Dua hari kemudian Ir. Soekarno, Hatta dan Radjiman pergi meniggalkan Dalat, Vietnam dan Kembali ke Indonesia. Setelah sampai di tanah air Ir. Soekarno didesak oleh sutan syahrir agar Soekarno segera memproklamasikan kemerdekaan negara Indonesia, karena sutan Syahrir menganggap hasil pertemuan di Dalat sebagai upaya tipu muslihat dari negara Jepang.

Pada tanggal 16 Agustus 1945, terjadi sebuah gejolak tekanan yang di latar belakangi oleh para pemuda indonesia pengikut Sutan Syahrir yang menginginkan pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia dari para penjajah Jepang, hingga gejolak tersebut semakin memuncak dan tak terkendali.

Pada siang hari para pemuda berkumpul di rumah Hatta, dan sekitar pukul 10 malam di rumah Soekarno. Sekitar 15 orang pemuda menuntut kepada Soekarno agar segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia melalui siaran dari radio, dan disusul dengan pengambilalihan kekuasaan oleh Indonesia dari jepang.

Peritiwa Rengas Dengklok

Dari perdebatan para Tokoh tua dengan para tokoh pemuda, termasuk Chaerul Saleh yang ikut tergabung dalam gerakan bawah tanah, pada pukul dini hari tanggal 16 Agustus 1945 para pemuda menculik Soekarno beserta dengan ibu Fatmawati, Guntur, dan juga Hatta, di Rengasdengklok, yang kemudian peristiwa ini dikenal sebagai peristiwa Rengasdengklok. Dalam penculikan tersebut, bermaksud para memuda bertujuan untuk meyakinkan Soekarno bahwa Jepang telah menyerah dan para pejuang telah siap untuk melawan para penjajah Jepang di tanah air.

Pertemuan Soekarno-Hatta dengan Jenderal Yamamoto

Setelah Soekarno dan Hatta kembali ke Jakarta dengan tujuan untuk bertemu dengan Jenderal Yamamoto pada saat malam hari. Jenderal Yamamoto adalah seorang komandan Jepang di wilaya Jawa. Dari pertemuan  Soekarno, Hatta dengan Jenderal Yamamoto. membuat Soekarno dan Hatta menjadi yakin bahwa Jepang telah menyerah kepada Sekutu, dan jepang sudah tidak memiliki wewenang lagi untuk memberikan kemerdekaan kepada Indonesia.

Pembacaan Naskah Proklamasi

Setelah diyakini bahwa situasi yang memungkinkan untuk membacakan teks proklamasi untuk memerdekakan negara Indonesia, maka Soekarno, Hatta dan anggota PPKI lainnya malam itu juga mengadakan rapat dan menyiapkan teks Proklamasi. Rapat tersebut dilakukan di tempat rumah Laksamana Maeda, Soekarno dengan bersama para tokoh perjuangan kemerdekaan lainnya menulis naskah proklamasi. Tulisan teks proklamasi tersebut kemudian diketik oleh Sayuti Melik.

Tepat pada hari Jumat, pada tanggal 17 Agustus 1945 M atau pada kalender hijriyah 17 Ramadan 1365 H, tepat pada pukul 10.00 pagi, tanggal 17 Agustus, tahun 1945. Bertempat di rumah Soekarno, yang berlokasi di Jalan Pegangsaan Timur No.56, Jakarta.

Pembacaan naskah proklamasi oleh Soekarno yang dilanjutkan dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih hasil jahitan ibu Fatmawati yang merupakan penjahit bendera merah putih pertama dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih menandakan Indonesia telah merdeka.

Tokoh lain yang sangat berjasa dalam sejarah peristiwa pembacaan teks Proklamasi diantaranya adalah, tiga orang pemuda sebagai pengibar bendera merah  putih pertama yaitu Latif Hendraningrat, S. Suhut dan Tri Murti. Kemerdekaan negara Indonesia yang telah dibaca oleh Soekarno-Hatta yang kemudian menjadi Presiden Dan Wakil Presiden Negara Republik Indonesia yang pertama.

isi teks Proklamasi adalah sebagai berikut :

P R O K L A M A S I

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
                                                                                          Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 45
                                                                                          Atas nama bangsa Indonesia.
                                                                                          Soekarno/Hatta.


Sumber Referensi: goodnewsfromindonesia.id

Demikianlah pembahasan dari artikel yang berjudul tentang Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Semoga dapat bermanfaat.

BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG MENGHARGAI JASA-JASA PAHLAWANNYA.

0 Response to "Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Lengkap"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel