Featured Post

Sejarah Lengkap Kerajaan Mataram Kuno Beserta Peninggalanya

Sejarah Kerajaan Mataram Kuno Lengkap, Kehidupan Sosial, Politik dan Budaya, Nama Raja-raja Kerajaan Mataram Kuno Beserta Peninggalannya. ...

Sejarah Wayang Kulit Dan Perkembangannya Lengkap

Wayang Kulit [Sumber Gambar]
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Selamat Pagi, Selamat Siang, dan Selamat Malam buat kalian semua....

Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang sebuah budaya kesenian yang sudah sejak lama ada di Indonesia, yaitu sejak zaman Kerajaan dan mengalami masa kejayaan pada masa Walisongo. Wayang kulit adalah budaya khas asli dari Indonesia yang diwariskan secara turun temurun, dan diajarkan dari guru ke murid dari generasi ke generasi selanjutnya.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Wayang Kulit adalah sebuah boneka tiruan yang memiliki bentuk seperti orang atau manusia yang terbuat dari kulit atau kayu, dan sebagainya. Yang kemudian dibentuk seperti boneka yang dimanfaatkan untuk memerankan seorang tokoh pada pertunjukan tradisional dari daerah Wawa, Bali, Sunda, dan sebagainya. Seseorang yang mengatur jalannya suatu cerita di sebut sebagai Dalang.

Wayang kulit adalah sebuah karya seni pertunjukan tradisional yang berasal dari Indonesia. Wayang kulit telah di akui oleh UNESCO sebagai "Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity" karena keunikan dalam budaya wayang kulit yang merupakan warisan dari nenek moyang dalam bentuk maha karya yang tak ternilai harganya.

Seni budaya pertunjukan wayang kulit sendiri dapat dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat lokal maupun mancanegara tanpa ada batasan umur. Seni pertunjukan wayang kulit juga sering dipentaskan di berbagai acara-acara besar kelas internasional.

Oke untuk pembahasan lebih lanjut tentang Sejarah Wayang Kulit Dan Perkembangannya Lengkap mari kita bahas bersama Lets Go......

Sejarah Wayang Kulit

Wayang kulit diperkirakan telah ada di indonesia sejak 1500 tahun sebelum masehi. Wayang kulit dilahirkan dari para cendekia nenek moyang yang berasal dari pulau jawa. Pada saat itu wayang  hanya terbuat dari rerumputan kering yang diikat sehingga bentuk wayang pada saat itu masih sangat sederhana.

Wayang pada saat itu hanya dimainkan pada saat melakukan ritual sakral yang bertujuan untuk memuja nenek moyang, dan juga pada saat upacara-upacara adat jawa.

Pada periode selanjutnya wayang mulai di buat menggunakan kulit kayu dan juga dari kulit binatang hasil berburu pada saat itu. Dalam sejarah tercatat wayang yang terbuat dari kulit binatang tertua yang diperkirakan oleh para ahli berasal dari abad ke 2 sebelum masehi.

Wayang kulit terus berkembang dengan sangat pesat, begitu juga dengan cerita-cerita yang dimainkan menjadi lebih banyak dan bervariasi. Pengaruh dari masuknya agama hindu ke indonesia juga mempengaruhi ragam cerita kisah-kisah yang di dimainkan dalam seni pertunjukan wayang kulit.

Kisah Ramayana dan Mahabrata adalah salah contoh cerita yang dimainkan di pertunjukan wayang kulit yang menjadi kisah favorit pada masa kerajaan Hindu Budha. Kedua kisah tersebut dinilai oleh masyarakat lebih menarik dan memiliki kesinambungan cerita yang runtut, sehingga pada saat abad ke X sampai abad ke XV Masehi kedua cerita ini menjadi cerita utama di setiap pertunjukan seni budaya wayang kulit.

Masyarakat daerah jawa sangat menyukai pertunjukan wayang kulit sehingga menjadikan wayang kulit sangat populer di kalangan masyarakat. Hal inilah yang membuat penyebaran agama Islam di pulau jawa sangat cepat, karena pada waktu itu agama Islam disebarkan lewat kesenian dan budaya wayang kulit.

Sunan Kali Jaga misalnya ketika beliau berdakwa, beliau selalu menggelar seni pertunjukan wayang kulit yang bertujuan untuk mengundang masyarakat setempat untuk berdatangan. Dalam acara pertunjukan wayang kulit tersebut Sunan Kalijaga menyisipkan pesan moral dan dakwah Islam secara perlahan dalam cerita wayang kulit yang di mainkan, supaya masyarakat yang mayoritasnya masih memeluk agama Hindu dan Budha tertarik untuk mengetahui ajaran agama Islam lebih dalam.

Perlengkapan dalam seni pertunjukan wayang kulit juga mengalami perkembangan, misalnya pertunjukan wayang kulit mulai di iringi dengan segala perlengkapan peralatan musik tradisional seperti gamelan dan juga di iringi dengan nyanyian dari para sinden yang merdu. kedua pelengkap pertunjukan wayang kulit ini dihadirkan oleh Sunan Kali Jaga yang bertujuan untuk menambah semarak pertunjukan wayang kulit menjadi semakin menarik untuk di tonton.

Pada saat ini terdapat berbagai jenis wayang yang di pertunjukan tidak hanya wayang kulit saja, misalnya wayang golek, wayang rumput, wayang orang, wayang motekar dan jenis wayang lainnya.

Tetapi pada zaman sekarang ini minat dan ketertarikan generasi akan kesenian wayang kulit ini sangatlah rendah. Hal itu disebabkan dengan maraknya berbagai permainan berbasis teknologi pada smartphone yang hampir setiap saat dimainkan oleh generasi muda saat ini. Meskipun demikian masih terdapat beberapa orang tua yang senantiasa aktif untuk mengajarkan anak-anak mereka untuk mencintai kesenian wayang kulit ini.

Demikianlah pembahasan dari artikel yang berjudul tentang Sejarah Wayang Kulit Dan Perkembangannya Semoga dapat bermanfaat.

BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG MENGHARGAI JASA-JASA PAHLAWANNYA.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Sejarah Wayang Kulit Dan Perkembangannya Lengkap"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel