Featured Post

Sejarah Lengkap Kerajaan Mataram Kuno Beserta Peninggalanya

Sejarah Kerajaan Mataram Kuno Lengkap, Kehidupan Sosial, Politik dan Budaya, Nama Raja-raja Kerajaan Mataram Kuno Beserta Peninggalannya. ...

Sejarah Hari IBU di Indonesia 22 Desember

Kasih Sayang Ibu [Sumber Gambar]
Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Selamat Pagi, Selamat Siang, dan Selamat Malam buat kalian semua....

Kali ini kita akan membahas tentang Sejarah Hari IBU di Indonesia Tanggal 22 Desember.

Ibu adalah sosok perempuan yang sangat luar biasa dalam kehidupan kita di dunia ini. Ibu merupakan sosok seorang  perempuan yang sangat tangguh, dan yang selalu tangguh dan tetap tegar meskipun ketika badai kehidupan menghempas dengan keras.

Ibu secara fisik bisa dikatakan merupakan sosok yang lemah, namun ketika seorang ibu harus menyelamatkan buah hatinya, seorang ibu bisa berubah menjadi jiwa yang sangat pemberani dan  tegas. Ibu rela pasang badan tatkala harus membela buah hatinya dari ancaman dan bahaya apa pun yang akan melukai sang buah hatinya. Dan tak jarang pula seorang ibu tampil menjadi sosok penyelamat bagi keluarga saat dimana sang ayah tengah teperosok dalam krisis kehidupannya.

Namun, seiring dengan usia sang ibu yang semakin mendekati senja, kerut di kening dan di pipinya merupakan sebuah bukti kelelahan dari pengorbanan yang luar biasa yang telah ibu lakukan. Semuanya yang telah ibu lakukan itu, dilakukannya hanya untuk demi anak-anak yang dicintainya. Betapa rida dan keikhlasan doa dari seorang ibu yang begitu meringankan langkah-langkah perjalanan seorang anak dalam mengarungi kehidupan. Sehingga tidak sedikit orang yang menjadi sukses dalam kehidupannya di dunia adalah orang-orang yang memiliki hubungan yang sangat dekat dengan ibunya.

Oke untuk pembahasan lebih lanjut tentang Sejarah Hari IBU di Indonesia Tanggal 22 Desember mari kita bahas bersama Lets Go......

Sejarah Hari Ibu

Hari ibu adalah sebuah hari khusus untuk memperingati atau merayakan terhadap jasa-jasa yang telah diberikan oleh seorang Ibu dalam keluarga maupun di lingkungan sosial. Hari ibu tidak hanya ada di indonesia saja, melainkan juga ditetapkan di sebagian besar negara-negara di dunia, dengan tanggal dan bulan yang di tentukan oleh negara itu sendiri.

Pada awalnya peringatan hari ibu adalah sebagai bentuk penghormatan dan untuk mengenang perjuangan dari kaum perempuan khususnya para ibu dalam upaya untuk memperbaiki kualitas bangsa indonesia, selain itu kaum ibu juga memiliki peran yang heroik dalam memperjuangkan bangsa indonesia untuk mencapai kemerdekaan. Dari misi perjuangan itulah yang membuat semangat kaum perempuan yang berasal dari berbagai latar belakang untuk dan bekerjasama yang kemudian membentuk Kongres Perempuan Indonesia.

Pada tanggal 22-25 Desember pada tahun 1928, para perempuan khususnya kaum ibu menyelenggarakan Kongres Perempuan Indonesia yang pertama dad dilaksanakan di yogyakarta. Kongres perempuan merupakan sebuah semangat perjuangan dari kaum wanita yang muncul setelah terjadinya peristiwa Sumpah Pemuda yang dilakukan pada tanggal 28 Oktober pada tahun 1928. Dari peristiwa sumpah pemuda itu kemudian membangkitkan kaum perempuan untuk ikut serta bersama-sama dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Kongres Perempuan Indonesia II kembali di lakukan pada tanggal 20-24 Juli tahun 1935 di Jakarta. Kongres perempuan yang ke II ini berhasil membentuk organisasi Badan Kongres Perempuan Indonesia, tidak hanya itu dalam Kongres perempuan indonesia yang ke II ini juga berhasil menetapkan fungsi perempuan indonesia sebagai ibu bangsa, yang memiliki kewajiban untuk menumbuhkan rasa kebangsaan terhadap tanah air Indonesia.

Kongres Perempuan Indonesia III dilaksanakan di bandung pada bulan Juli tahun 1938. Pada pertemuan tersebut menyatakan bahwa tanggal 22 Desember dijadikan sebagai hari ibu, yang merupakan kelanjutan kongres perempuan II pada tanggal 20 Juli 1935 di Jakarta.

Konres Perempuan IV dilakukan pada bulan Juli tahun 1941 yang dilaksanakan di Semarang yang berupaya untuk menuntut agar kaum perempuan dapat dipilih menjadi dewan kota, dan mendapat hak pilih, serta dapat membentuk badan pekerja penyelidik masalah tenaga kerja perempuan dan memperbaiki ekonomi perempuan Indonesia.

Pemerintah pun menerbitkan regulasi soal Hari Ibu itu pada tahun 1959, yang menetapkan peringatan hari ibu di Indonesia dirayakan secarah Nasional dari Sabang sampai Merauke pada tanggal 22 Desember. Hari ibu pada tanggal 22 Desember ini diresmikan oleh presiden pertama Indonesia yaitu presiden Ir. Soekarno di bawah Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959, tentang Hari-hari Nasional yang bukan Hari Libur.

Tanggal 22 Desember dipilih sebagai hari ibu untuk merayakan semangat yang luar biasa dari kaum wanita Indonesia dan juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran untuk hidup berbangsa dan bernegara sebagai warga negara Indonesia.

Namun kini makna dari hari ibu mulai berubah dan tergeser dengan bercampurnya dengan tradis dari barat, seperti "Mother's Day". Nama organisasi Badan Kongres Perempuan Indonesia pun juga ikut berubah menjadi Kongres Wanita Indonesia yang disingkat KOWANI.

Demikianlah pembahasan dari artikel yang berjudul tentang Sejarah Hari IBU di Indonesia dan Dunia Tanggal 22 Desember Semoga dapat bermanfaat.

BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG MENGHARGAI JASA-JASA PAHLAWANNYA.

0 Response to "Sejarah Hari IBU di Indonesia 22 Desember"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel