Featured Post

Sejarah Lengkap Kerajaan Mataram Kuno Beserta Peninggalanya

Sejarah Kerajaan Mataram Kuno Lengkap, Kehidupan Sosial, Politik dan Budaya, Nama Raja-raja Kerajaan Mataram Kuno Beserta Peninggalannya. ...

Kerajaan Islam Pertama di Indonesia, Sejarah kerajaan Perlak (Peureulak)



Sejarah Lengkap Kerajaan Perlak (Peureulak), Sultan - Sultan Kerajaan Perlak Dinasti Syed Maulana dan Dinasti Makhdum Johan.

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Selamat Pagi, Selamat Siang, dan Selamat Malam buat kalian semua....

Kali ini kita akan membahas tentang kerajaan Peureulak atau dikenal juga dengan nama Kerajaan Perlak. Kerajaan Perlak adalah Kerajaan Islam yang pertama dan Tertua di Nusantara yang sekarang kita kenal dengan Indonesia. Kerajaan Perlak ini diperkirakan berdiri pada tahun 840 Masehi yang terletak di wilayah Perlak daerah pesisir timur daerah Aceh.

Oke untuk pembahasan lebih lanjut tentang sejarah kerajaan Solo mari kita bahas bersama Lets Go......

Awal Berdirinya kerajaan Perlak

Pada tahun 840 masehi datanglah rombongan yang berjumlah 100 orang yang dipimpin oleh Nakhoda Khalifah yang bertujuan untuk berdagang sekaligus berdakwah menyebarkan agama Islam di wilayah Perlak. Pemimpin dan para penduduk wilayah Perlak pun akhirnya meninggalkan agama lama mereka untuk berpindah ke agama Islam yang di bawa oleh rombongan yang dipimpin Nakhoda Khalifa. Kemudian salah satu anak buah dari pemimpin rombogan Nakhoda Khalifah, yang bernama Ali bin Muhammad bin Ja`far Shadiq dinikahkan dengan Makhdum Tansyuri, adik dari Syahir Nuwi. Dari perkawinan mereka inilah lahir Alaidin Syed Maulana Abdul Aziz Syah yang merupakan Sultan pertama Kerjaan Perlak. Sultan Alaidin Syed Maulana Abdul Aziz Syah kemudian mengubah ibukota Kerajaan, yang semula bernama Bandar Perlak menjadi Bandar Khalifah, hal tersebut dilakukan sebagai penghargaan atas Nakhoda Khalifah. Sultan dan istrinya, Putri Meurah Mahdum Khudawi, dimakamkan di Paya Meuligo, Perlak, Aceh Timur.

Dalam waktu yang cukup cepat yang tidak sampai dalam setengah abad, umat Islam di daerah Perlak yang telah mempunyai keturunan Islam dari perkawinan campuran antara rakyat/penduduk asli (putri-putri Perlak) dengan keturunan Arab, Persi dan Muslim India mereka telah sanggup mendirikan Kerajaan Islam di negeri Perlak pada hari Selasa sehari bulan Muharam tahun 225 H (840 M). Sultan Saiyid Maulana Abdul-Aziz Syah adalah Sultan pertama yang dipilih menjadi pemimpin kerajaan Perlak yang merupakan peranakan Arab Quraisy dengan puteri Meurah Perlak, bergelar Sultan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul-Aziz Syah. Kerajaan Islam yang telah didirikan di Perlak itu, hidup subur dan menjalar luas melalui dinasti raja-rajanya.

Kondisi Geografis

Lokasi kerajaan Perlak diperkirakan berada di wilayah Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Aceh yang Secara geografis, wilayah tersebut sangat strategis karena berhadapan langsung dengan selat malaka di sebelah utara. Kondisi geografis dari Kerajaan Perlak sangat cocok untuk pusat perdagangan. Karena itulah pada abad IX Kerajaan Perlak dapat berkembang menjadi pusat perdagangan maritim di Sumatera Utara. Pelabuhan Perlak selalu ramai disinggahi banyak kapal dagang dari Arab, Gujarat, dan Persia. Perkembangan Kerajaan Perlak sebagai kerajaan maritim didukung oleh kondisi topografi wilayah pedalaman yang subur.

Kehidupan Ekonomi

Sebagai Kerajaan yang terletak di daerah pesisir utara Sumatera, Kerajaan Perlak mengembangkan ekonomi perdagangan maritim. Perdagangan merupakan Mayoritas dari kegiatan ekonomi para penduduk Kerajaan Terpal. Penduduk Kerajaan Terpal berdagang dengan bangsa Arab, Persia, dan India. Komoditas yang diperdagangkan oleh penduduk Kerajaan Perlak sebagian besar berupa kayu, Kerajaan Perlak penghasil kayu perlak yang berkualitas kayu perlak ini digunakan sebagai bahan untuk pembuatan kapal dan bangunan. Akibat  dari ramainya perdagangan di wilayah perlak menjadikan interaksi dalam perdagangan sebagai proses islamisasi di Kerajaan Perlak semakin berkembang pesat.

Kehidupan Sosial Budaya

Kerajaan Perlak yang sebagai kerajaan Islam pertama di Indonesa, masyarakat dari Kerajaan Perlak memiliki kehidupan sosial budaya yang sangat berbeda dengan kerajaan-kerajaan lain di Indonesia, yang saat itu masih memeluk agama Hindu dan Budha. Masyarakat Kerajaan Perlak sudah melaksanakan syariat Islam yang bersumber pada kitab suci Alquran dan hadist yang dilakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan Masyarakat Kerajaan Perlak sudah terbiasa melakukan ajaran dengan syariat Islam seperti shalat, puasa, dan zakat.

Kehidupan Agama

Proses islamisasi di Kerajaan Perlak berkitan erat dengan kedatangan rombongan Nakhoda khalifah yang berasal dari daerah Timur Tengah. Kedatangan rombongan Nakhoda tersebut di Kerajaan Perlak perjutuan untuk  berdagang dan juga menyebarkan agama Islam. Akibat proses Islamisasi tersebut, banyak penduduk dari kerajaan Perlak, baik dari kalangan bangsawan maupun rakyat jelata yang berganti memeluk agam Islam.

Kehidupan Politik

Kerajaan Perlak didirikan oleh Sultan Aladdin Syed Maulana Abdul Aziz Shah yang merupakan sultan yang menganut aliran Syiah. Aliran Syiah ini datang ke Indonesia melalui para pedagang Gujarat, Arab, dan Persia. Pada tahun 888-913 kerajaan Perlak dipimpin oleh Sulatan Alaiddin Syed Maulana Abbas Shah dan pada saat itu juga aliran Suni mulai masuk di Kerajaan Perlak. Setelah Sulatan Alaiddin Syed Maulana Abbas Shah meninggal pada tahun 913, Kerajaan Perlak mengalami pergolakan antara kaum Suni dan Syiah dan akhirnya Pergolakan ini dimenangkan oleh kaum Suni sehinga sultan-sultan berikutnya beraliran Suni.

Pada tahun 1230-1267 pemerintahan Sultan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Shah II Johan Berdaulat, pada saat ituKerajaan Perlak melakukan politik persahabatan dengan negeri-negeri tetangga. Sultan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Shah II menikahkan putrinya yang bernamam Putri Ganggang Sari dengan Raja Samudera Pasai, Sultan Malik As-Saleh. Keputusannya tersebut bertujuan untuk memperlihatkan sikap cinta damai. Upaya memperluas wilayah tidak harus dilakukan dengan usaha penaklukan, teapi juga dapat dilakukan dengan cara damai melalui pernikahan.

Sultan terakhir Kerajaan Perlak adalah Sultan Makhdum Alaiddin Malik Abdul Aziz Johan Berdaulat (1267-1292). Setelah Sultan Makhdum Alaiddin Malik Abdul Aziz Johan Berdaulat meninggal, Kerajaan Perlak bersatu dengan Kerajaan Samudera Pasai yang dipimpin oleh Sultan Muhammad Malik Az-Zahir, putera Sultan Malik As-Saleh.

Daftar Urutan Sultan-Sultan Kerajaan Perlak
  1. Sultan Alaiddin Syed Maulana Abdul Azis Shah (840 – 864)
  2. Sultan Alaiddin Syed Maulana Abdul Rahim Shah (864 – 888)
  3. Sultan Alaiddin Syed Maulana Abbas Shah (888 – 913)
  4. Sultan Alaiddin Syed Maulana Ali Mughat Shah (915 – 918)
  5. Sultan Makhdum Alaiddin Malik Abdul Kadir Shah Johan Berdaulat (928 – 932)
  6. Sultan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Shah Johan Berdaulat (932 – 956)
  7. Sultan Makhdum Alaiddin Abdul Malik Shah Johan Berdaulat (956 – 983)
  8. Sultan Makhdum Alaiddin Malik Ibrahim Shah Johan Berdaulat  (986 – 1023)
  9. Sultan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud Shah Johan Berdaulat (1023 – 1059)
  10. Sultan Makhdum Alaiddin Malik Mansur Shah Johan Berdaulat (1059 – 1078)
  11. Sultan Makhdum Alaiddin Malik Abdullah Shah Johan Berdaulat (1078 – 1109)
  12. Sultan Makhdum Alaiddin Malik Ahmad Shah Johan Berdaulat (1109 – 1135)
  13. Sultan Makhdum Alaiddin Malik Mahmud Shah Johan Berdaulat (1135 – 1160)
  14. Sultan Makhdum Alaiddin Malik Usman Shah Johan Berdaulat (1160 – 1173)
  15. Sultan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Shah Johan Berdaulat (1173 – 1200)
  16. Sultan Makhdum Alaiddin Abdul Jalil Shah Johan Berdaulat (1200 – 1230)
  17. Sultan Makhdum Alaiddin Malik Muhammad Amin Shah II Johan Berdaulat (1230 – 1267)
  18. Sultan Makhdum Alaiddin Malik Abdul Aziz Johan Berdaulat (1267 – 1292)

Demikianlah pembahasan dari artikel yang berjudul tentang Kerajaan Islam Pertama di Indonesia, Sejarah kerajaan Perlak (Peureulak) Semoga dapat bermanfaat.

BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG MENGHARGAI JASA-JASA PAHLAWANNYA.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel