Featured Post

Sejarah Lengkap Kerajaan Mataram Kuno Beserta Peninggalanya

Sejarah Kerajaan Mataram Kuno Lengkap, Kehidupan Sosial, Politik dan Budaya, Nama Raja-raja Kerajaan Mataram Kuno Beserta Peninggalannya. ...

11 Prasasti Peninggalan Kerajaan Matram Kuno Yang Wajib Kamu Ketahui

Prasasti Peninggalan Dari Kerajaan Mataram Kuno

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Selamat Pagi, Selamat Siang, dan Selamat Malam buat kalian semua....

Kali ini kita akan membahas tentang Prasasti Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. Kerajaan Mataram Kuno memiliki begitu banyak benda-benda peninggalan yang telah di temukan dan masih bisa kita lihat hingga saat ini.

Oke untuk pembahasan lebih lanjut tentang Prasasti Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno mari kita bahas bersama Lets Go......

Prasasti Peninggalana Kerajaan Mataram Kuno

Pengertian Prasasti : Prasasti adalah Sebuah Piagam atau Dokumen yang sengaja di tulis dan di ukir atau di bentuk pada benda yang keras dan tahan lama, seperti pada Batu, Dinding, Keramik, dan Kulit Hewan dan benda keras lainnya, dimana benda tersebut menyimpan berbagai sumber sejarah di masa lalu.

Sebagian dari sejarah indonesia dapat diketahui dengan baik setelah di temukannya prasasti-prasasti di berbagai lokasi. Biasanya di dalam prasasti selalu terdapat informasi-informasi penting tentang kejadian-kejadian penting yang telah terjadi pada masa lalu. Sedangkan Ilmu yang mempelajari tentang Prasasti disebut dengan Epigrafi. Berikut saya informasikan kepada anda beberapa Prasasti peninggalan dari kerajaan mataram kuno yang wajib di ketahui.

1. Prasasti Sojomerto
Prasasti Sojomerto
Prasasti Sojomerto ini merupakan prasasti yang berasasal dari peninggalan dinasti atau wangsa Sailendra yang pertama kali ditemukan di Desa Sojomerto, Kecamatan Rebang, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah. Dalam prasasti ini terdapat tulisan yang menggunakan bahasa Melayu kuno serta ber aksara Kawi. Prasasti Sojomerto ini di ketahui bersifat ke agamaan Siwais.

Prasasti Sojomerto ini berisikan tentang keluarga dari tokoh utamanya yaitu Dapunta Selendra, yang memiliki Ayah bernama Santanu, dan ibunya yang bernama Badrawati, sedangkan nama istri dari Dapunta Selendra sendiri adalah Sampula. Prof. Drs. Boechari berpendapat Bahwa tokoh yang bernama Dapunta Selendra merupakan cikal bakal adanya raja- raja keturunan dari dinasti atau wangsa Sailendra yang pernah berkuasa di kerajaan Mataram Kuno.

Bahan Prasasti Sojomerto terbuat dari batu andesit yang memiliki panjang 43 cm dengan ketebalan 7 cm serta memiliki tinggi 78 cm.

2. Prasasti mantyasih
Prasasti Mantyasih
Prasasti mantyasih ini merupakan prasasti peninggalan dari Kerajaan Mataram Kuno, Prasasti Mantyasih ini juga memiliki nama sebutan yang berbeda seperti biasa ada yang menyebutnya dengan prasasti tembaga kedu atau sering juga dikenal dengan nama prasasti Balitung.

Prasasti Mantyasih ini pertama kali ditemukan di kampung mateseh, Magelang Utara yang berada di provinsi Jawa Tengah. Prasasti ini memberikan informasi tentang daftar silsilah raja-raja yang memimpin Kerajaan Mataram sebelum raja Balitung.

Tujuan dari dibuatnya prasasti ini adalah sebagai upaya untuk melegitimasi Balitung sehingga menyebutkan raja-raja yang telah berkuasa sebelumnya seihingga mendapat kedaulatan penuh atas wilayah kerajaan dari Mataram Kuno. Tidak hanya itu di dalam prasasti ini juga disebutkan bahwa Desa Mantyasih ditetapkan Raja Balitung sebagai desa perdikan atau daerah bebas pajak.

Berikut adalah nama raja-raja Mataram kuno yang disebutkan di dalam Prasasti Mantyasih :

  1. Raja Sanjaya 
  2. Rakai Panangkaran  
  3. Rakai Panunggalan
  4. Rakai Warak
  5. Rakai Garung 
  6. Rakai Pikatan
  7. Rakai Kayuwangi 
  8. Ratu Watuhumalang 
  9. Rakai Watukura Dyah Balitung

3. Prasasti Gondosuli
Prasasti Gondosuli
Prasasti Gondosuli merupakan objek yang cukup terkenal di wilayah kabupaten Temanggung, dikarenakan Prasasti Gondosuli ini adalah objek yang sangat bersejarah. Prasasti Gondosuli ini terletak di desa Gondosuli, kemanatan Bulu sampai saaat ini yang memiliki jarak sekitar 13 km ke arah barat. Prasasti Gondosuli ini di tulis pada tahun 832 masehi

Prasasti Gondosuli merupakan prasasti yang memuat informasi tentang betapa jayanya Dinasti Sanjaya terutama pada masa kekuasaan rangkai patahan yaitu raja dari kerajaan Mataram Hind. maka dari itu prasasti Gondosuli menjadi obyek wisata sejarah yang dapat memberikan informasi yang sangat penting terutama tentang gambaran mengenai kehidupan sosial budaya dari masyarakat temanggung pada jaman dahulu kala.

Sampai saat ini prasasti Gondosuli sangat dijaga sekali akan kelestariannya maka dari itu saat ini prasasti Gondosuli di atasnya didirikan bangunan yang diberi pagar keliling dari besi serta beratap seng. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menjaga keamanan serta perlindungan terhadap Prasasti yang sangat bersejarah dari kerajaan Mataram Kuno tersebut.

4. Prasasti Canggal
Prasasti Canggal
Prasasti Canggal biasanya disebut juga dengan sebutan prasasti Sanjaya ataupun Prasasti Gunung Wukir. Prasasti Canggal ini ditemukan di halaman Candi Gunung wukir di desa kadiluwih, Kecamatan salam di provinsi Jawa Tengah.

Prasasti Canggal ditulis pada permukaan batu menggunakan bahasa Sansekerta dengan aksara pallawa. Prasasti Canggal ini dipandang sebagai sebuah pernyataan diri dari Raja Sanjaya pada tahun 732 masehi sebagai seorang penguasa dari Kerajaan Mataram Kuno.

Prasasti Canggal ini terdapat informasi tentang pendirian Lingga yakni lambang Siwa di desa kunjarakunja oleh Raja Sanjaya. Selain itu prasasti Canggal ini juga memberikan informasi bahwa yang menjadi raja pada awalnya adalah sanna yang kemudian digantikan oleh Sanjaya anak Sannaha yang merupakan saudara dari Sanna.

5. Prasasti Klurak
Prasasti Klurak
Prasasti Kelurak adalah prasasti peninggalan dari Kerajaan Mataram Kuno yang telah ditemukan berada di dekat Candi lumbung tepatnya di Desa Kelurahan Benar Utara, kompleks percandian prambanan di Provinsi Jawa Tengah.

Dari prasasti Kelurak ini memberikan informasi tentang didirikannya sebuah bangunan suci sebagai arca Manjusri atas perintah dari Raja Indra yang memiliki gelar Sanggramadhananjaya. Berdasarkan keterangan ahli sejarah yang dimaksud dengan bangunan suci yang disebutkan dalam prasasti klurak tersebut tidak lain adalah Candi Sewu yang berlokasi di Kompleks Percandian Prambanan.

Itu adalah beberapa informasi saja mengenai Prasasti Kelurak, karena untuk mengetahui keseluruhan isinya tidak dimungkinkan lagi dikarenakan saat ini kondisi dari prasasti kelurak sudah rusak.

6. Prasasti Kalasan
Prasasti Kalasan
Prasasti peninggalan dari Kerajaan Mataram Kuno berikutnya adalah prasasti Kalasan. Prasasti kalasan ini adalah peninggalan dari Wangsa Sanjaya. Prasasti Kalasan pertama kali ditemukan berada di kecamatan Kalasan, Sleman, Jogjakarta. Prasasti ini ditulis di dalam bahasa Sansekerta serta menggunakan huruf pranagari.

Dari Prasasti kalasan ini memberikan informasi yang menyatakan bahwa guru dari sang raja yang telah berhasil membujuk sang Maharaja Tejahpura Panangkarana, yang merupakan seorang mustika keluarga dari Sailendra Wamsatilaka atas permintaan dari keluarga Syailendra, dengan tujuan untuk membangun bangunan suci bagi Dewi Tara dan juga sebuah biara bagi para pendeta, dan yang terakhir adalah penghargaan Desa Kalasan untuk para sangha yaitu komunitas Kebiarawan dalam agama Buddha.

Bangunan suci yang dimaksud dari prasasti kalasan serta akan dibangun adalah Candi Kalasan. Saat ini prasasti kalasan ini disimpan di Museum Nasional, Jakarta.

klik selanjutnya untuk mengetahui Prasasti Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang lainnya.



Selanjutnya.....



0 Response to "11 Prasasti Peninggalan Kerajaan Matram Kuno Yang Wajib Kamu Ketahui"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel