Featured Post

Sejarah Lengkap Kerajaan Mataram Kuno Beserta Peninggalanya

Sejarah Kerajaan Mataram Kuno Lengkap, Kehidupan Sosial, Politik dan Budaya, Nama Raja-raja Kerajaan Mataram Kuno Beserta Peninggalannya. ...

Peninggalan Kerajaan Tarumanegara

Peninggalan Kerajaan Tarumanegara Lengkap

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pada artikel ini akan membahas tentang Peninggalan Kerajaan Tarumanegara.

Peninggalan sejarah dari sebuah kerajaan sangatlah penting dikarenakan dapat di jadikan bukti bahwa kerajaan tersebut pernah ada keberadaanya, dan sebagai sumber informasi bagi para peneliti.

Kerajaan Tarumanegara merupakan kerajaan yang bercorak Hindu di wilayah Nusantara yang sekarang kita kenal dengan nama Indonesia Saat ini. Kerajaan Tarumanegara diperkirakan pernah berkuasa pada abad ke 4 sampai abad ke 7 M. Kerajaan Tarumanegara berada di sekitar lembah sungai Citarum, Bogor, Jawa Barat...

Oke untuk pembahasan lebih lanjut tentang peninggalan kerajaan Tarumanegara mari kita bahas bersama Lets Go......

Peninggalan Kerajaan Tarumanegara


Berikut ini merupakan peninggalan-peningalan dari kerajaan kutai yang telah di temukan, dan telah di simpan sebagai sumber informasi dan penelitian.

1. Prasasti Ciareteun

Peninggalan kerajaan Tarumanagara yang pertama adalah Prasasti Ciaruteun Prasasti Ciaruteun ini ditemukan di daerah tepi sungai Ciarunteun, dekat muara sungai Cisadane Bogor.

Prasasti tersebut terdapat beberapa baris pahatan yang menggunakan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta yang terdiri dari 4 baris yang disusun ke dalam bentuk Sloka dengan metrum Anustubh. Di samping itu terdapat lukisan semacam laba-laba serta sepasang telapak kaki yang diperkirakan adalah telapak kaki dari Raja Purnawarman.

2. Prasasti Jambu

Peninggalan kerajaan Tarumanagara yang ke 2 adalah Prasasti Jambu Prasasti Jambu ini ditemukan di daerah bukit Koleangkak di perkebunan jambu, sekitar 30 km sebelah barat Bogor. prasasti ini menggunakan bahasa Sansekerta dan huruf Pallawa yang isinya memuji pemerintahan raja Purnawarman. Pada Prasasti Jambu ini juga terdapat gambar telapak kaki pada bagian atas prasasti.

3. Prasasati Kebon Kopi

Peninggalan kerajaan Tarumanagara yang ke 3 adalah Prasasti Kebon Kopi Prasasti Kebon Kopi ini berbentuk pahatan telapak kaki gajah pada bagian atas sebuah batu besar dan berisi mengenai sejarah raja atau penguasa di Kerajaan Tarumanegara pada saat itu.

Lukisan tapak kaki gajah ini disamakan dengan tapak kaki gajah Airawata, yaitu gajah tunggangan dewa Wisnu. Prasasti Kebon Kopi ini ditemukan oleh para penebang hutan yang sedang melakukan pekerjaannya di perkebunan kopi di kampung Muara Hilir, Bogor pada tahun 1863.

Berikut adalah merupakan isi dari Prasasti kebon kopi yang telah di terjemahkan :

"Jayavisalasyya Tarumendrasya hastinah...Airwaytabhasya vibatidam - padadyayam". Isi Prasasti Kebon Kopi tersebut memiliki arti "Ditempat ini / disini kelihatannya terdapat gambar sepasang telapak kaki..yang mirip dengan Airawata, gajah yang sangat kuat / penguasa di Taruma atau lebih dikenal Tarumanegara... dan .. Kejayaan Kerajaan".

4. Prasasti Tugu

Peninggalan kerajaan Tarumanagara yang ke 4 adalah Prasasti Tugu Prasasti Tugu ini ditemukan di  daerah kampung Batutumbuh, desa Tugu, yang sekarang menjadi wilayah kelurahan Tugu selatan, kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Prasasti Tugu ini ditemukan pada tahun 1911 atas prakarsa P.de Roo de la Faille Prasasti Tugu batu kemudian dipindahkan ke Museum Bataviaasch genootschap van Kunsten en Wetenschappen yang sekarang menjadi Museum Nasional. Prasasti Tugu ini dipahat pada sebuah batu besar berbentuk bulat Telur yang dipahat secara panjang melingkar dan memiliki isi paling panjang dibanding dengan prasasti Tarumanegara yang lain.

Prasasti Tugu memiliki keunikan yakni terdapat pahatan hiasan seperti sebuah tongkat yang pada ujungnya dilengkapi semacam trisula. Gambar tongkat tersebut dipahat dengan tegak memanjang ke bawah seakan berfungsi sebagai batas pemisah antara awal dan akhir kalimat-kalimat pada prasasti.


Prasasti Tugu di pahat dengan tulisan aksara Pallawa yang disusun dalam bentuk seloka bahasa Sanskerta dengan metrum Anustubh yang teridiri dari lima baris melingkari mengikuti bentuk permukaan batu. 


Berikut ini adalah lima baris isi dari prasasti Tugu :

  • pura rajadhirajena guruna pinabahuna khata khyatam purim prapya candrabhagarnnavam yayau
  • pravarddhamane dvavingsad vatsare sri gunau jasa narendradhvajabhutena srimata purnavarmmana
  • prarabhya phalguna mase khata krsnastami tithau caitra sukla trayodasyam dinais siddhaikavingsakaih
  • ayata satsahasrena dhanusamsasatena ca dvavingsena nadi ramya gomati nirmalodaka
  • pitamahasya rajarser vvidaryya sibiravanim brahmanair ggo sahasrena prayati krtadaksina

Dan Hasil dari terjemahannya adalah sebagai berikut :

“Dahulu sungai yang bernama Candrabhaga telah digali oleh maharaja yang mulia dan yang memilki lengan kencang serta kuat yakni Purnnawarmman, untuk mengalirkannya ke laut, setelah kali (saluran sungai) ini sampai di istana kerajaan yang termashur. 

Pada tahun ke-22 dari tahta Yang Mulia Raja Purnnawarmman yang berkilau-kilauan karena kepandaian dan kebijaksanaannya serta menjadi panji-panji segala raja-raja, (maka sekarang) dia pun menitahkan pula menggali kali (saluran sungai) yang permai dan berair jernih Gomati namanya, setelah kali (saluran sungai) tersebut mengalir melintas di tengah-tegah tanah kediaman Yang Mulia Sang Pendeta Nenekda (Raja Purnnawarmman).

Pekerjaan ini dimulai pada hari baik, tanggal 8 paro-gelap bulan dan disudahi pada hari tanggal ke 13 paro terang bulan Caitra, jadi hanya berlangsung 21 hari lamanya, sedangkan saluran galian tersebut panjangnya 6122 busur. Selamatan baginya dilakukan oleh para Brahmana disertai 1000 ekor sapi yang dihadiahkan” 

5. Prasasti Pasir Awi

Peninggalan kerajaan Tarumanagara yang ke 5 adalah Prasasti Pasir Awi  atau Prasasti Cemperai Prasasti ini pertama kali ditemukan oleh N.W. Hoepermans pada tahun 1864. Dalam Prasasti Pasir Awi ini terdapat pahatan gambar dahan dengan ranting dan dedaunan serta buah-buahan (bukan aksara) juga berpahatkan gambar sepasang telapak kaki. Jadi di dalam prasasti ini tanya terdapat pahatah-pahatan gambar yang dipahat pada batu alam.

Prasasti Pasir Awi ditemukan di daerah lereng selatan bukit Pasir Awi di kawasan hutan perbukitan Cipamingkis, desa Sukamakmur, kecamatan Sukamakmur, kabupaten Bogor. letak Prasasti Awi berada di puncak ketinggian perbukitan, dengan pahatan tapak kaki atau posisi berdiri menghadap ke arah utara-timur.

Posisi berdiri berada di sisi yang curam yang memberikan pandangan luas ke wilayah bukit dan lembah di bawahnya. Secara spesifik, jika kita berdiri persis di atas tapak kaki, kita merasakan posisi berdiri yang cukup santai dan tanpa perasaan takut walaupun berada di sisi yang curam. 

6. Prasasti Cidanghiyang

Peninggalan kerajaan Tarumanagara yang ke 6 adalah Prasasti Cidanghiyang. Prasasti Cidanghiyang ditemukan di daerah kampung lebak, di tepi sungai Cidanghiang, kecamatan Munjul kabupaten Pandeglang Banten.

Prasasti ini baru ditemukan tahun 1947 dan berisi 2 baris kalimat berbentuk puisi dengan huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta. Isi prasasti tersebut mengagungkan keberanian raja Purnawarman.

Isi dari  Prasasti Cidanghiyang adalah berisi 2 baris kalimat berikut ini :

Vikranto ‘yam vanipateh/prabhuh satya parakramah narendra ddhvajabhutena/ srimatah purnnawvarmanah.
yang telah di terjemahkan sebagai berikut :

"Inilah (tanda) keperwiraan, keagungan, dan keberanian yang sesungguhnya dari raja dunia, yang Mulia Purnawarman yang menjadi panji sekalian raja-raja."

7. Prasasti Muara Cianten

Peninggalan kerajaan Tarumanagara yang ke 7 adalah Prasasti Muara Cianten. Prasasti Muara Cianten ditemukan oleh N.W. Hoepermans pada tahun 1864 di tepi sungai Cisadane yang dekat dengan Muara Cianten yang pada jaman dahulu dikenal dengan sebutan prasasti Pasir Muara atau Pasiran Muara karena memang masuk ke wilayah kampung Pasirmuara.

Prasasti Muara Cianten dipahat dengan tulisan yang menggunakan aksara ikal yang belum dapat dibaca. Di samping tulisan terdapat lukisan telapak kaki. Demikianlah penjelasan dari artikel yang berjudul tentang Prasasti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara.


Demikianlah penjelasan dari artikel yang berjudul tentang Peninggalan Kerajaan Tarumanegara Semoga dapat bermanfaat...

BANGSA YANG BESAR ADALAH BANGSA YANG MENGHARGAI JASA-JASA PAHLAWANNYA.

0 Response to "Peninggalan Kerajaan Tarumanegara"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel